Jumat, 25 Maret 2016

Dipipisin Supir Jukung? Oh, No! Cuma Terjadi di Lampung!!

Setelah hampir 4 jam mengelilingi dan menikmati suasana di Pulau Kiluan serta bermandikan matahari di pasir pantainya, tepat jam 1 siang Pak Helmi kembali datang menjemput kami dengan jukungnya. Pak Helmi adalah supir jukung yang kami sewa selama di Kiluan untuk melihat lumba-lumba. Seperti janjinya, Pak Helmi akan mengantar kami ke pulau yang ada lagunanya. Mendengar kata "laguna" apa yang kalian pikirkan? Pasti suatu pemandangan yang indah bukan? Walaupun badan mulai gosong dan pliket karena kelamaan gegoleran berjemur di pasir pantai Pulau Kiluan, saya kembali bersemangat ketika Pak Helmi datang. Bukan karena bosan di Pulau Kiluan, tapi terlalu penasaran dengan laguna yang dimaksud oleh Pak Helmi. Sebelumnya, teman saya yang fotografer majalah travel Jakarta juga merekomendasikan kepada saya untuk mengunjungi laguna disana. Penasaran? Pasti.

Kamis, 17 Maret 2016

Misteri Gerobak Angkringan di Jogja T-Shirt

 “Aiiiihhh... Syanteknyaaaa..” Kataku dalam hati begitu memasuki pintu di salah satu ruangan di showroom Jogja T-Shirt. Bagi cowok, mungkin ini pemandangan yang sayang dilewatkan. Karena tak hanya SPG rokok saja yang berpenampilan menarik, cantik, dan juga sedikit seksi. Tapi ternyata ada juga di Jogja T-Shirt. Mbak-mbak pramuniaga disana terlihat cantik dengan seragam coklat beraksen batik dan dengan bawahan kain batik yang dililit menyerupai rok pendek. Cantik dan menarik, namun tetap sopan dan terlihat anggun. Aduhaiiii lah pokoknyaa.. Haha. Eh wait, ini mbaknya kenapa nangkringnya di depan gerobak angkringan ya? Jualan apa sih ini sebenernya? Salah masuk toko kah diriku? Atau karena lapar sampai-sampai masuk toko kaos tapi liatnya angkringan. Etapi mana nasi kucing dan segala macem gorengannya? "Wogh! Ini sih kaos semua yang ada di gerobaknya." *clingak-clinguk.

Jumat, 15 Januari 2016

Mentari Pagi Pantai Boom Banyuwangi


 “Kapan mau kasih makan blog lu lagi, Let?” pertanyaan lucu dari salah satu temen, tapi sangat menyentilku. Ya, kalimatnya yang “kapan kasih makan blog lu” ini mengisyaratkan kalo aku sudah lama ga update blogku. *langsung ngintip postingan terakhir di bulan Agustus tahun lalu. Ebusetttt.. 5 bulan cuiyy!! Lamaa jugak ternyata. Haha. Hmm.. Sebenernya bukan aku vacum nulis sih, nulis mah tetep walaupun asal nulis juga (iseng corat-coret doang). Tapi emang selalu berakhir di draft aja. Beberapa bulan terakhir ini aku memang sedang malas untuk posting dan update blogku. Karena beberapa alasan tentunya. Klise! Hahaha. Padahal diwaktu-waktu itu aku banyak “jalan”. Beberapa trip dadakan dan non sistematis aku lakukan beberapa bulan terakhir itu. Tapi dasar males, mung ngetrap-ngetrip wae ra gelem nulise. Penyakit!
Oke, yang mana dulu nih yang mau diceritain? *kemudian ngorek-ngorek draftku lagi dan harus meres otak buat inget-inget sisa trip kemaren. Sisaaaa... Lu kate remahan roti? Hahaha. Banyuwangi! Mungkin pilihan bijaksana mulai update blog lagi. Yeah, tulisan pertama di tahun 2016. Ya, teringat kisah salah satu pagiku di Banyuwangi yang biasa aja sebenernya, hanya karena perjalananku kali ini sendirian dan akhirnya diasuh oleh Andri selama disana.

Sabtu, 08 Agustus 2015

Iseng Berujung Seneng Tambah Ilmu di Pameran Apresiasi Kreativitas di GOR Jetayu Pekalongan


Keisengan saya yang tak sengaja mampir ke Pameran Lukisan Djoko Simbardjo di GOR Jetayu Pekalongan ternyata membuahkan hikmah yang menyenangkan buat saya. Buat teman-teman saya juga sepertinya. Ya, hari ini (6/8/2015) adalah hari pertama pembukaan event pameran lukisan disana. Sebelumnya saya sudah melihat promo event tersebut di baliho-baliho yang terpasang di jalan raya yang saya lewati. Teman saya yang bekerja di TV Batik Pekalongan-pun menginformasikan hal yang sama.

"Apresiasi Kreativitas" Pameran Lukisan Karya Djoko Simbardjo

Rabu, 05 Agustus 2015

Kodingareng Keke Island, Perfectoooooo!!!!

Gegara baca blognya om cumilebay.com tentang pulau tak berpenghuni, Kodingareng Keke. Saya berasa bernostalgia lagi dengan pengalaman trip kesana dua tahun lalu. Berawal dari ajakan kawan disana yang ngajakin mantai dan nyelow di pulau, akhirnya saya memutuskan ikut serta kesana. Padahal tadinya saya mau naik ke gunung Bawakaraeng bersama teman yang lain. Racun main air di pulau tak berpenghuni ternyata lebih dahsyat dari racun ngopi di ketinggian.
Horaaaaaiii!!! Bergaya bango terbang di jembatan dermaga. Feel freeeeeeee!!! :p


Selasa, 30 Juni 2015

Santai gelantungan di Air Terjun Jumog

"Let, tekan Let. Melek. Turu wae." Rasanya ada yang menepuk pipi saya, dan sayup-sayup terdengar suara keras Nyonyo membangunkan saya. Benar saja, begitu saya melek ternyata muka Nyonyo sudah di depan muka saya, dan grrrrrr... Semua menertawai saya. "Ayok bangun Mbak, seger lho disini." Suara Raisa semakin mengembalikan kesadaran saya dari tidur yang hanya sekejap itu. Kaget sekaligus malu waktu melek melihat mereka pada merhatiin saya sambil tertawa. Ya, ternyata sepanjang perjalanan dari pusat kota Solo tadi saya pulas tertidur. Sejak masuk mobil, kepala saya memang sedikit pusing. Memasuki jalanan berkelok Kabupaten Karanganyar, malah semakin oleng rasanya. Daripada "hoek" alias mabok di dalam mobil, mending saya merem. Eh, malah jadi kebablasan. Nyesel juga sih nggak sempet melihat jalanan menuju ke tempat ini.

Rabu, 24 Juni 2015

Belajar Bekpeker

Ini adalah perjalanan pertama saya dengan cara yang kata orang dibilang backpacker. Perjalanan pertama pula dalam pelarian saya dari sakit. Hampir dua bulan dirawat di rumah sakit, membuat badan dan pikiran saya terkungkung pada sakit yang saya rasakan. Dengan niat dan sedikit tekad, akhirnya tiga hari setelah keluar dari rumah sakit saya memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Bali. Untuk berlibur dan sedikit meregangkan otot-otot badan saya tentunya.